HMPS PBA GelSUKABUMI, 16 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMPS PBA) kembali mengukuhkan komitmennya dalam pengembangan kompetensi kebahasaan melalui pelaksanaan seminar ilmiah dan pelatihan bertema “Pengembangan Kemampuan Berbahasa Arab dan Maharah Kalam melalui Munazharah Ilmiah”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Pondok Pesantren Al Imam Al Islami Cikembar, Sukabumi, dan dihadiri oleh para santri serta mahasiswa yang memiliki minat besar terhadap penguasaan bahasa Arab, khususnya dalam keterampilan berbicara dan berpikir kritis.
Seminar ini menghadirkan dua pemateri utama yang memberikan wawasan mendalam mengenai strategi penguasaan bahasa Arab secara aktif. Pada sesi pertama, Muhammad Ridho A., selaku Ketua HMPS PBA, menekankan bahwa penguasaan bahasa Arab tidak dapat dicapai hanya melalui hafalan kosakata semata. Menurutnya, kemampuan berbahasa yang efektif memerlukan pembiasaan dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa, lanjutnya, harus digunakan sebagai alat komunikasi aktif agar keterampilan berbahasa dapat terbentuk secara alami dan berkelanjutan.
Pada sesi kedua, Ahmad Arifin Wibowo memaparkan peran strategi munazharah ilmiah dalam meningkatkan maharah kalam (keterampilan berbicara). Ia menjelaskan bahwa kemampuan berbicara bahasa Arab tidak akan berkembang tanpa latihan yang intensif, penggunaan istilah yang tepat, serta pembiasaan ungkapan-ungkapan bahasa Arab. Melalui munazharah, peserta dilatih untuk berpikir sistematis dalam menyusun argumen serta menyampaikan pendapat secara cepat, jelas, dan terstruktur dalam waktu terbatas.
Lebih dari sekadar latihan retorika, kegiatan ini juga memberikan manfaat akademik yang luas, karena peserta diperkenalkan pada berbagai istilah ilmiah dan ungkapan kontemporer yang sering digunakan dalam media, jurnal akademik, serta komunikasi modern.
Di akhir kegiatan, para pemateri menegaskan bahwa munazharah ilmiah bukanlah sekadar ajang perdebatan, melainkan sarana edukatif untuk melatih kemampuan bahasa, memperkuat kepercayaan diri, memperluas wawasan intelektual, serta membangun budaya dialog yang santun dan menghargai perbedaan pendapat.
Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam menghidupkan kembali semangat penggunaan bahasa Arab di lingkungan pendidikan serta menjadikan bahasa tersebut sebagai bagian integral dari kehidupan akademik dan sosial sehari-hari.
Jurnalisme : Muhammad Ridho A
Editor: ERF
#mc.ac.id #arraayah.ac.id #pmbarraayah