Call Us :

(0266) 750 3020

Mail Us Anytime:

info@mc.ac.id

Pembukaan Dauroh Bahasa Arab Markaz Bahasa Ar-Raayah — Fokus Praktik & Lingkungan Aktif Capai Kefasihan dalam 2–3 Bulan.

Sukabumi — Markaz Bahasa Ar-Raayah resmi membuka kegiatan Dauroh Bahasa Arab pada 4 Agustus 2026. Acara pembukaan dilaksanakan secara khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta peserta yang antusias mengikuti program pembinaan kebahasaan ini. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Rektor IMC Ar Raayah Ustadz Dr. Sirojul Huda, Lc., M.Ag, yang dalam sambutannya menekankan aspek kunci dalam penguasaan Bahasa Arab.

Dalam amanatnya, Rektor menyampaikan bahwa faktor paling utama dalam belajar Bahasa Arab bukan sekadar menumpuk teori, melainkan mempraktikkan setiap materi yang telah dipelajari. Dengan konsistensi latihan berkelanjutan, beliau meyakini bahwa peserta Insya Allah akan mampu berbicara lancar dalam kurun waktu 2 hingga 3 bulan.

Penekanan ini menjadi landasan semangat seluruh peserta untuk tidak ragu berbicara dan menerapkan bahasa sasaran sejak hari pertama. Program perdana ini diikuti oleh 9 peserta pilihan, yang keberagamannya menjadi kekuatan tersendiri dalam dinamika pembelajaran — di antaranya 2 peserta berasal dari Kirgistan.

Kehadiran peserta asing sekaligus memperkaya lingkungan bahasa dan memperkuat praktik percakapan lintas latar belakang budaya, sesuai dengan prinsip bahwa bahasa hidup melalui interaksi. Dua pengajar utama, Ustadz Abdul Fatah M.Pd dan Ustadz Muhammad Ikbal, S.Pd turut memberikan motivasi dan arahan akademik guna membangun pola pikir serta kebiasaan belajar yang efektif. Mereka mendorong peserta untuk bersungguh-sungguh, disiplin, dan menjadikan Bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi sehari-hari di lingkungan markaz, agar target kefasihan dapat tercapai sesuai waktu yang ditetapkan.

Kepala Markaz Bahasa Ar-Raayah, Ustadz Aji Rizki Ramadhan, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan harapan strategis dari penyelenggaraan dauroh ini: “Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan dan memberikan perspektif baru dalam dunia pembelajaran Bahasa Arab. Melalui pembelajaran intensif selama 2–3 bulan yang didukung sepenuhnya oleh lingkungan aktif berbahasa Arab, peserta diharapkan mencapai tingkat kemahiran yang memadai.” Lebih jauh, beliau memaparkan rencana pengembangan ke depan: Markaz Bahasa Ar-Raayah berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan dengan menyaring lebih banyak peserta berkualitas dan mengembangkan sistem pembelajaran tidak hanya secara tatap muka (offline), tetapi juga secara daring (online).

Langkah ini didukung oleh fakta bahwa lembaga ini memiliki Sumber Daya Manusia yang berlimpah dan berkualitas, dengan kapasitas pengajar yang berada di atas standar rata-rata pada umumnya. Hal ini menjadi jaminan mutu bahwa setiap peserta, baik di kelas langsung maupun dari jarak jauh, akan mendapatkan pembinaan yang mendalam, sistematis, dan akuntabel.

Dauroh Bahasa Arab ini dirancang bukan sekadar kursus biasa, melainkan program pembinaan bahasa berbasis lingkungan dan praktik langsung. Semangat yang dibangun sejak pembukaan adalah: Bahasa Arab bukan ilmu hafalan semata, melainkan alat komunikasi yang harus dihidupkan setiap saat. Dengan dukungan pimpinan, tenaga pengajar yang kompeten, serta peserta yang bertekad kuat, program ini diharapkan melahirkan pembelajar Bahasa Arab yang percaya diri, fasih, dan berkelanjutan — siap menerapkan ilmunya baik di lingkungan akademik maupun masyarakat luas.

#mc.ac.id #arraayah.ac.id #pmbarraayah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these